24 Mei 2008

[MOBILISASI] UPDATES 20 Mei

20/5/2008 21:16:37
JOGJAKARTA:

Komite Aksi Mahasiswa Atmajaya, besok, 21 Mei 2008, dengan 40 orang massa akan melakukan aksi tolak kenaikan BBM, dengan tema: RAKYAT MELAWAN-Tolak Kenaikan BBM dengan Persatuan Rakyat. Aksi akan diawali dengan mimbar bebas di tiap Fakultas dengan tuntutan: Tolak Kenaikan Harga BBM, Nasionalisasi Aset Tambang dan industrialisasi nasional di bawah kontrol rakyat; Hapus Utang Luar Negeri; pendidikan dan kesehatan gratis. (yl)

20/5/2008 21:19:44

Sebanyak 61 orang aktivis Persatuan Politik Rakyat Miskin (PPRM) Bantul akan bergabung dengan Forum Komunikasi Masyarakat Kampus (FKMK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), untuk bersama-sama berangkat menuju Tugu Jogja dan bergabung dengan Komite Rakyat Bersatu (KRB).(zn)
Diskusi posko KRB pagi tadi menghadirkan Eko Prasetyo (RESIST) dan Mahendra (KRB). 21 Mei besok, KRB akan bergabung dengan ARPY, KAM ATMA, BEM Hukum UMY, UII, Janabadra.

20/5/2008 21:38:46
TERNATE:

500-an Massa FPN Ternate akan siap kepung DPRD. Sebelumnya dalam rapat konsolidasi perluasan front yang melibatkan BEM se-kota Ternat , Front Rakyat Mengugat (FRM) ditolak untuk digunakan sebagai front persatuan. Massa front memilih untuk mendukung dan bergabung dengan Front Pembebasan Nasional (FPN), terdiri dari LMND PRM, SRMK-PRM, WALHI, PMII, GAMHAS, LISMI-JNPM, SOMAK, SERIKAT PENGAMEN TERNATE, BEM SE-KOTA TERNATE). (Kronologi lengkap akan menyusul).
Read More......

23 Mei 2008

[Mobilisasi] Jogjakarta-Kronologi Aksi KRB 21 Mei

Kronologis Aksi Penolakan Kenaikkan BBM
21 Mei 2008
Komite Rakyat Bersatu (KRB)
Yogyakarta

10.53 WIB :
Acara di buka oleh Koordinator lapangan

11.00 WIB :
Komite aksi mahasiswa Universitas Atmajaya Yogyakarta tiba di Tugu dan bergabung dengan massa KRB

11.05 WIB :
Massa aksi mulai jalan meninggalkan Tugu menuju Pertamina, DPRD, dan akan menduduki Gedung Agung.

11.23-11.25 WIB :
Orasi dari kawan-kawan PMII

11.28 WIB :
Massa aksi kembali berjalan menuju Pertamina

11.33 WIB :
Komite Aksi Mahasiswa Yogyakarta tiba di Tugu dan bergabung dengan KRB

11.56 WIB :
Tiba digedung DPRD

12.00-12.03 WIB :
Orasi dari perwakilan Komite Aksi Mahasiswa Universitas AtmaJaya Yogyakarta (KAM UAJY)

12.03-12.05 WIB :
Orasi dari perwakilan Komite Aksi Mahasiswa Yogyakarta (KAM Yo)


12.14-12.19 WIB :
Orasi dari perwakilan PPRM

12.45 WIB :
Tiba di depan ramai mall. Polisi sudah menghadang di belakang massa dengam 14 motor. Situasi cukup tegang. Massa aksi diminta tetap siaga.

13.14 WIB :
Orasi dari perwakilan JNPM

13.20 WIB :
Gedung agung sudah dipagari kawat duri. Polisi bersiaga dibelakang kawat duri. Mobil water gun sudah disiapkan di seberang gedung agung. Orasi dari kawan LMND PRM


13.25 WIB :
Massa aksi duduk di pertigaan Gedung Agung.

13.30 WIB :
Orasi dari perwakilan petani Klaten.

13.32 WIB :
Massa aksi mulai berdiri dan siap untuk menuju Gedung Agung

13.40 WIB :
Massa mulai berjalan menuju Gedung Agung

13.46 WIB :
Massa berhenti di depan Gedung Agung

13.51 WIB :
Massa aksi mulai membakar ban dan foto SBY-JK dan juga melempar tomat busuk kearah polisi yang menghadang di depan Gedung Agung.

13.57 WIB :
Massa aksi duduk dan menyanyikan lagu darah juang.

14.01 WIB :
Orasi dari perwakilan SEKBER

14.07 WIB :
Orasi dari perwakilan FAM J

14.11 WIB :
Orasi dari perwakilan PSB

14.15 WIB :
Orasi dari perwakilan LMND

14.59 WIB :
makan siang

15.15 WIB :
Orasi dari perwakilan JNPM

15.20 WIB :
Massa aksi di hibur oleh kawan-kawan Semar Mendem dan SPI

15.30 WIB :
Massa aksi mulai mencoba menerobos Gedung Agung

16.18 WIB :
Terjadi kekisruhan di internal massa aksi, salah satu kawan dari FPPI yang bernama Gesto menyerang kawan Bonar dari KAM UAJY tanpa alasan yang jelas. Kekacauan ini mengakibatkan orang asing yang dicurigai sebagai Intel berhasil menyelinap masuk kedalam barisan massa aksi, akhirnya kawan Indra dari SMI berhasil diculik. Kawan Dedi dan kawan Azmir dari SMI mencoba menyelamatkan kawan Indra namun akhirnya juga diculik.

16.28-16.33 WIB :
Orasi dari perwakilan PRP

16.56 WIB :
Kawan Choky dari IP UMY yang diserahkan kepoltabes oleh salah satu kawan dari FPPI karena dianggap provokator di lepaskan dan berorasi.

17.01 WIB :
Kawan Iron dari SMI mengabarkan bahwa kawan-kawan yang ditangkap mengalami luka serius: Azmir mengalami patah gigi, kawan Indra lengannya memar dan kawan Dedi lengannya sobek dan dijahit 5 jahitan.

17.03 WIB :
Kawan-kawan sepakat untuk minta pertanggungjawaban Kapoltabes dengan tuntutan: Poltabes harus menanggung seluruh biaya pengobatan kawan Azmir, Indra dan Dedi yang luka dan meminta Kapoltabes hadir di depan massa aksi untuk memberikan pertanggungjawabannya.

17.22-17.24 WIB :
Orasi dari perwakilan SMI

17.24-17.29 WIB :
Orasi dari perwakilan JNPM

17.29-17.32 WIB :
Orasi dari perwakilan SEKBER

17.35-17.50 WIB :
Sholat magrib

17.57 WIB :
Kawan-kawan perwakilan dari setiap organisasi bernegosiasi dengan Kapoltabes di Mapoltabes

18.01 WIB :
Orasi dari perwakilan Jogo Sengsoro

18.27 WIB :
Pimpinan organisasi kembali dari Mapoltabes. Kapoltabes sepakat untuk menanggung seluruh biaya pengobatan kawan-kawan yang diculik.

18.29 WIB :
Pembacaan Statement

18.36 WIB :
Massa aksi berjalan menuju "Shopping"

18.48 WIB :
Tiba di "shopping" dan bubar.


Kronolog: Linda (LMND-PRM) Read More......

20 Mei 2008

[MOBILISASI] Updates Aksi-aksi sebagian jaringan FPN di berbagai daerah

1. Sumatra Utara

Sekitar Pukul 15:00, Senin, 19 Mei 2008, Komite Aksi Persatuan Politik Rakyat Miskin (KA-PPRM), terdiri dari PPRM, JNPM, FNPBI-PRM, LMND-PRM, SRM, KD IAIN, KD PANCABUDI, SMM, melakukan mimbar bebas dan pemblokira jalan Lintas Binjai-Medan sebagai prakondisi titik mobilisasi tgl 21 menolak kenaikan BBM tanpa kompromi dan nasionalisasi Permigas di bawah kontrol rakyat. Aksi sempat diprovokasi oleh Ikatan Pemuda Karya (IPK)--organisasi reaksioner pendukung Golkar, namun bisa dikendalikan.

Sejak tanggal 17-20 Mei, FPN Sumatra Utara sudah melakukan berbagai persiapan mobilisasi. Aksi 21 besok, akan berkumpul di 5 titik menuju DPRD Sumatera Utara, pk. 10 pg. Hari ini juga ada pertemuan untuk mematangkan rencana pemogokan supir-supir angkutan umum.

Untuk persiapan titik mobilisasi tanggal 21 Mei, besok, akan dilakukan dengan metode pemblokiran jalan, yakni: (1) Padang Bulan-Simpang Pos; (2) Aksara; (3) Mandala-Sukaramai; (4) Marelan P. Brayan-Belawan; (5) Lintas Binjai-Medan (Simpang Kampung Lalang-Sei Sikambing/Gatot Subroto); (6) sutomo-Pasar sambu; (7) UMSU/Glugur dan sekitarnya; (8) Kawasan Teladan-Batas masuk kota Medan.Target aksi 21 Mei di Medan akan memaksa DPRD dan Gubernur Sumatra Utara untuk aksi bersama dan siaran langsung di stasiun TVRI untuk menolak kenaikan BBM.(il)

2. Jabotabek

Respon dari masyarakat luas terhadap rencana aksi 21 mei, cukup tinggi, baik di sekitar basis-basis FPN maupun rute-rute aksi. Hal ini terlihat ketika kawan-kawan membagikan selebaran, banyak masyarakat yang berkumpul dan berdiskusi tentang rencana aksi ini. Di beberapa titik pembagian selebaran, bahkan ada yang menyumbangkan minuman Aqua satu dus.Tak sedikit juga yang menghubungi no telp secretariat bersama FPN, maupun no kawan-kawan yang ada di selebaran.

3. Bandung, Jawa Barat

Pada hari Kamis, 15 Mei 2008, LMND PRM, Bilik Kuning, STN-PRM, GMNI, HMI, KMB, aksi di depan kampus Universitas Pasundan Lengkong, dan memblokir 3/4 jalan serta membakar ban. Untuk aksi 21 Mei, akan menggelar aksi dengan Front Kebangkitan Rakyat. Sasaran aksi adalah kantor Gubernur. Front Kebangkitan Rakyat adalah penyatuan dua front, yakni Front Pembebasan Nasional (FPN) dan Front Rakyat Bersatu (FRB). (pt)

4. Jogjakarta

Posko KRB menyelenggarakan Pentas Seni Rakyat, tgl 19 malam, pukul 20:00 WIB. Hari ini, pukul 09:30 WIB, mengadakan aksi teaterikal dan diskusi di halaman Posko. Aksi massa 21 akan melakukan pengepungan dan pendudukan Gedung Agung.(em)

5. Surabaya, Jawa Timur

Selain persiapan mobilisasi lewat distribusi selebaran dan seminar, juga aksi mogok makan, sudah berjalan 3 hari berturut-turut, Malam ini, di posko mogok makan, di depan Gedung Grahadi, Surabaya. Target mobilisasi 21 adalah 1000 orang.

6. Bima, NTB

Telah terbentuk Front Pembebasan Nasional (FPN) Bima, antara lain terdiri dari berbagai organisasi mahasiswa dan pemuda, diantaranya LMND PRM. Mahasiswa STKIP Bima diliburkan untuk mendukung mobilisasi aksi tgl 21 Mei besok.(sy)

7. Palu, Sulawesi Tengah

Front Pembebasan Nasional (FPN) Palu, terdiri dari PPRM, SMI, KOMRAD, SRMK-PRM, AMAK, SAKSI Sulteng, BEM Sekota Palu, akan melakukan aksi 21 Mei di depan kampus UNTAD, dengan sasaran DPRD Sulteng. (sy)

Front Pembebasan Nasional (FPN) Luwuk akan turun aksi 21 Mei. Organisasi yang tergabung antara lain: LMND PRM, BEM-UNIMUH, BEM UNTIKA, BPM FISIP, IMBK, PII, HMI, REPDEM. Aksi dilakukan dengan memblokir kampus UNTIKA dan UNISMU. Sasaran aksi kantor Bupati dan DPRD II.

Senin, 19 Mei 2008, LMND-PRM Luwuk melakukan aksi yang sama, dengan sasaran DPRD Luwuk.

8. Manado, Sulawesi Utara

Hari ini, 20 Mei 2008, JAKKER-PRM, melakukan aksi teaterikal di Gedung Juang, pusat kota. Aksi dimulai dari jam 10 pagi tadi, dan masih terus berlangsung hingga pukul 21:00 malam ini. Aksi diikuti oleh 11 sanggar yang bernaung di bawah KKBR. Acara antara lain: pentas teater, pembacaan puisi, pameran instalasi 3 dimensi, dan musikalisasi puisi. Massa berjulam 103 orang.

9. Gorontalo

LMND-PRM, akan menggelar aksi tanggal 21 Mei bersama PMII Cab Kota Gorontalo, PMII Kab Gorontalo, HMI MPO dan HMI DIPO, Paguyuban Mahasiswa Luwuk, Paguyuban Mahasiswa Buol, Paguyuban Mahasiswa Ternate, BEM Gorontalo, FKMG, KAMMI Gorontalo, Abang2 Bentor (becak Motor) dan Supir-supir Angkot.

10. Ternate dan Ambon, Maluku Utara

Ternate. Di empat kampung : Akehuda, Koloncu, Kulaba, Tarau, siang kemarin digelar mimbar bebas dan ajakan aksi lewat corong-corong masjid. PMII Ternate bergabung juga menyatakan diri bergabung.

Ambon. Besok, tgl 21 Mei akan digelar konferensi pers bersama menolak kenaikan BBM bersama Serikat Pekerja Angkasa Pura.

Ketika berita ini diturunkan, sudah mulai ada ancaman dan provokasi terhadap basis-basis SRMK-PRM dan LMND PRM, dengan isu PKI. Menurut informasi salah seorang anggota basis LMND PRM, ada 3 orang mahasiswa melaporkan ke Lurah setempat rencana aksi FPN Ternate. Tiga orang tersebut hampir pasti memiliki kaitan dengan pihak-pihak yang melakukan kekerasan terhadap seorang aktivis LMND PRM, pasca aksi 13 Mei lalu (memiliki kaitan dengan LMND-pro merger/hitam). Kawan-kawan FPN Ternate hingga malam ini, terus melakukan perlawanan dan klarifikasi atas provokasi tersebut, dan akan tetap melanjutkan rencana aksi esok hari.*** Read More......

Aksi Mogok Makan: 2 Tumbang; 2 Bertahan, tapi Mengkhawatirkan



suarasurabaya.net
Dua dari empat orang peserta aksi mogok makan dalam rangka menolak rencana kenaikan harga BBM, Senin (19/05) akhirnya tumbang. Sementara dua orang sisanya masih bertahan, namun dalam kondisi kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian serius. Karena saat ini kondisi fisiknya sudah menurun drastis. Keduanya bisa saja langsung mengalami drop. Dan dalam kondisi seperti sekarang ini, perlu dilakukan pengawasan secara khusus.
Mengkhawatirkan," terang dr. RONI FAHRUDI dokter jaga tim medis Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) cabang Surabaya. Lebih jauh, dr. RONI menambahkan, kondisi tubuh masing-masing peserta aksi mogok makan yang sudah menggelar aksinya sejak sekitar 5 hari yang lalu itu, nampaknya memang tidak mengalami kekurangan apapun. Tetapi fungsi kerja jantung dan otak bisa saja terganggu. "Yang mengkhawatirkan kalau sewaktu-waktu, tiba-tiba mereka muntah-muntah dan tubuhnya tidak kuat mengeluarkan muntahan itu, yang berakibat masuk kembali kedalam tubuh. Kalau masuk ke jantung bisa berbahaya sekali," tambah dr. RONI pada suarasurabaya.net.
Sejak Kamis (15/05) sekitar pukul 3 sore, tiga orang aktivis mahasiswa, dari Front Pembebasan Nasional (FPN) masing-masing: GALIH PRIBADI dari IAIN Sunan Ampel, ANTON dari Unesa, dan HERI SISWANTO dari Untag, menyusul kemudian SOLLI IRWANTO dari Unesa, menggelar aksi mogok makan dibawah patung Gubernur Suryo. Setelah sekitar 5 hari aksi mogok makan dalam rangka perlawanan terhadap rencana kenaikan harga BBM oleh pemerintah, Senin (19/05) mulai membawa korban.
HERI SISWANTO mahasiswa asal Untag Surabaya langsung dilarikan kerumah sakit lantaran mengalami pendarahan lambung. "Kalau ANTON sudah tumbang sekitar 4 hari setelah mogok makan. Keduanya langsung kita evakuasi. Sekarang yang masih bertahan GALIH dan SOLLI. Tapi kata dokter tadi kondisinya juga mengkhawatirkan. Kawan-kawan bertekat terus melakukan perlawanan," ujar SISWANTO satu diantara aktivis elemen FPN Surabaya, Senin (19/05).(tok)
Read More......

19 Mei 2008

[Mobilisasi] UPDATES-Pra kondisi nasional FPN Jelang 21 Mei

Persiapan Mobilisasi jaringan Front Pembebasan Nasional (FPN) di berbagai daerah, menuju aksi serentak nasional 21 Mei 2008.

1. Samarinda, Kalimantan Timur

Barisan Rakyat Tolak Kenaikan Harga BBM melakukan mobilisasi hari ini, Senin, 19 Mei 2008, dengan partisipasi massa 800 orang. Hingga berita ini diturunkan, massa masih melakukan panggung rakyat di depan Walikota, dan kemudian akan melanjutkan aksi ke depan Poltabes Samarinda, untuk menuntut agar Kepolisian segera mengusut tuntas tindakan intimidasi dan teror terhadap aktivis KPRM Balikpapan pada dinihari 17 Mei 2008.
Humas Aksi: Wendi 0856-52208434

2. Ternate, Maluku Utara

Sudah terbentuk Front Pembebasan Nasional (FPN) Ternate, Maluku Utara, yang terkonsolidasi di 6 kelurahan, yang digalang oleh Barisan Pemuda Rakyat (BPR).
Hari ini, pukul 15:00 WIT, akan diselenggarakan suatu konsolidasi mahasiswa dengan targetan perluasan aksi 21 Mei, termasuk mengkonsolidasikan kelompok-kelompok Kaum Miskin Kota (KMK), lewat aksi rally pada tanggal 21 pukul 11, yang akan berfungsi sebagai dinamisator lapangan untuk membantu pergerakan massa yang berada di depan DPRD. Siang hari ini, elemen-elemen FPN Maluku utara akan bertemu dengan para pekerja Serikat Pekerja Angkasa Pura. (SP-Angkasa Pura).

Untuk wilayah Ambon, hari ini juga sedang digalang konsolidasi perluasan dukungan, untuk melakukan aksi bersama pada tanggal 21 nanti. (dd, wn)

3. Surabaya, Jawa Timur

Siang ini di Surabaya, pukul 13:00 WIB, Front Pembebasan Nasional (FPN) menyelenggarakan seminar Hari Kebangkitan Nasional, sebagai tahapan beserta cek akhir persiapan aksi 21 Mei. Sebelumnya, pukul 10:00 WIB, FNPBI-PRM, SBTK PT. Dinasti Mas Prima, melakukan aksi pengaduan hak normatif dan PHK massal ke Disnaker.

4. Jogjakarta

Posko Pengaduan Rakyat Komite Rakyat Bersatu (Posko KRB), dimulai hari ini menggelar aksi selebaran dan mimbar bebas di depan posko, yang terletak di Jl. Abubakar Ali,
Kodya Jogjakarta. Posko dibuka pukul 09:30 WIB, bekerja sama dengan BEM Sekolah Tinggi Ilmu Psikologi Stipsy, juga melakukan aktivitas konseling di Posko kepada masyarakat yang melakukan pengaduan. banyak warga yang berkumpul di sekitar Posko, termasuk para pengamen jalanan dan tukang becak. Mereka berkumpul sambil mendengarkan orasi. Posko akan buka 24 jam, dan malam nanti akan diselenggarakan diskusi terbuka. Esok hari, tgl 20 Mei, Posko akan menggelar diskusi terbuka Kenaikan Harga BBM serta konseling. (es, nk)

Di Kab. Bantul, Jogjakarta, aksi Forum Komunikasi Masyarakat Kampus/FKMK. terdiri dari anggota-anggota KRB di tingkat basis kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), yakni SMI, SEKBER, BEM HUKUM, dan Shopink. Aksi propaganda dilakukan di kampus dengan membuka posko pengaduan beserta pendaftaran aksi tgl 21 Mei. Mereka juga mengumpulkan tanda tangan penolakan kenaikan harga BBM, termasuk menuntut Rektorat UMY untuk mengeluarkan pernyataan sikap menolak kenaikan harga BBM. Pihak rektorat tidak bersedia. Namun demikian, pihak Dekanat Fakultas Hukum bersedia mengeluarkan pernyataan menolak kenaikan BBM.
(za)

Di Kabupaten Sleman, Jogjakarta, aksi penyebaran selebaran dilakukan oleh Persatuan Politik Rakyat Miskin (PPRM), LMND-PRM, dan KAM Atmajaya. Menyebar di titik-titik kampus dan sekitarnya, mulai dari UPN Sleman- Fakultas Hukum Atmajaya, Mrican-Sanata Dharma-Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)-Universitas Islam Negeri (UIN)-dan APMD; termasuk kampus-kampus sekitar Babarsari, seperti UPN dan Atmajaya.(yl)

Pada tanggal 21 Mei nanti, KRB akan melakukan mobilisasi mengepung Istana Gedung Agung, Jogjakarta.

5. Jakarta

Hari ini, FPN Jakarta melakukan konvoi dan penyebaran selebaran di jalur-jalur yang akan dilalui pada aksi tanggal 21 Mei mendatang.

Di kampus Institut Ilmu Sosial dan Politik, IISIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Solidaritas Mahasiswa IISIP (SM IISIP), yang terdiri dari: BPM IISIP Jakarta, HIMAJUR, HIMAHI, HIMANIA, HIMAPOL, HIMA IKLAN, UKM Merpati Putih, UKM Teknis, KAPHAC 32, FPPI, HMI, dan LMND-PRM komisariat IISIP, juga melakukan aksi pra kondisi di kampus menolak rencana kenaikan BBM. Tema aksi adalah "Lawan Penjajahan Baru dan Tolak Kenaikan BBM". Aksi dari kampus IISIP berlanjut ke SPBU Petronas dengan penyegelan SPBU tersebut. SM IISIP juga mengampanyekan solusi Nasionalisasi industri Permigas, Pajak Progressif, hapuskan Utang, Sita Harta Koruptor dan Anti Elit Politik dan Parpol Penipu Rakyat. Hingga berita ini diturunkan, aksi masih berlangsung. (sy)

Di Bekasi, persiapan mobilisasi, utamanya oleh ABM Bekasi, tetap berjalan meskipun buruh diancam untuk tidak terlibat aksi karena bertepatan dengan hari kerja. Namun sekitar 700-an massa ABM dari Bekasi (yang terbesar adalah korban PHK PT. Sinar Apparel Internasional), akan tetap melakukan mobilisasi sebagai contoh tindakan politik yang baik kepada massa buruh lain yang sedang berada dalam ancaman.

Hari ini dilakukan pembagian selebaran FPN di kawasan-kawasan industri Jababeka, Ejip, Hyunday, MM2100 oleh Serikat-serikat buruh yang tergabung dalam ABM Bekasi. Kemarin, Minggu, GSPB--anggota ABM, mengadakan rapat setting aksi, dan pada hari Sabtu, 17 Mei 2008, basis KASBI, PT. SAI melakukan pemutaran Film No Volveran dan Face Off.


6. Medan, Sumatra Utara

Sebanyak 50 orang FPN Sumatra Utara, hari ini melakukan pra kondisi di titik mobilisasi Padang Bulan (Kampus Universitas Sumatra Utara/USU dan sekitarnya). Mereka melakukan longmarch keliling kampus USU bersama para tukang becak.

Read More......

18 Mei 2008

[MOBILISASI] UPDATES Menuju 21 Mei 2008-Konsolidasi FPN semakin meluas

Jalanan di depan STOVIA akan Macet Oleh Panggung dan Rally Massa

Komite Persiapan Nelayan Nusantara (KPNN), dari 7 Provinsi bergabung dengan Front Pembebasan Nasional (FPN). Hingga saat ini, yang tergabung dalam konsolidasi FPN adalah:

Aliansi Buruh Menggugat (ABM)
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta
Aliansi Rakyat Miskin (ARM)
BEM Indra Prasetya
Buruh Putri Indonesia
ELSAM
Forum Peduli UNTAR
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) UKI
Ikatan Keluarga Korban Orang Hilang (IKOHI)
Jaringan Gerakan Mahasiswa (JGM)
Jaringan Nasional Perempuan Mahardhika (JNPM)
Koalisi Rakyat Bangkit Melawan (KORBAN)
Komite Persiapan Nelayan Nusantara
Komite Politik Rakyat Miskin-Partai Rakyat Demokratik (KPRM-PRD)
Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA)
KBRD
KONTRAS
KPB
Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi - Politik Rakyat Miskin (LMND-PRM)
LBH-Jakarta
LBH-LAPAS
Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI)
Perhimpunan Rakyat Pekerja (PRP)
Persatuan Politik Rakyat Miskin (PPRM)
PAWANG
PKPJ
PRAXIS
Rumah Kiri
Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI)
Serikat Pekerja Angkasa Pura,
Serikat Pekerja Indonesia Power
Serikat Pekerja Pembangkit Jawa Bali (SP PJB)
Serikat Pekerja PLN (SP-PLN)
Serikat Pengamen Indonesia (SPI)
Serikat Petani Pasundan (SPP)
Serikat Rakyat Miskin Kota-Politik Rakyat Miskin (SRMK-PRM)
SIEKEP
Serikat Pemuda Pekerja Paseban (SPP-PASEBAN)
Wahana Lingkungan Hidup (WALHI)

Hasil konsolidasi FPN Sabtu, 17 Mei 2008, akan melibatkan massa sebanyak 6443 orang dalam aksi serentak nasional 21 Mei 2008.

Catatan tambahan: pada konferensi pers hari ini, 18 Mei 2008, estimasi massa untuk 21 Mei adalah 7000 orang. Serikat Petani Pasundan (SPP) akan melakukan aksi 10.000 orang di Sumedang, Jawa Barat, atas nama Front Pembebasan Nasional, selain monolak rencana kenaikan BBM, juga melawan tindakan brutal pembakaran sekolah-sekolah rakyat SPP.

BRAVO FPN

Sampai Menang.
Read More......

[MOBILISASI] UPDATES Menuju 21 Mei 2008

SP-PLN dan SP PJB bergabung dengan FPN

Serikat Pekerja Pembangkit Listrik Negara (SP PLN), dalam pertemuan hari Sabtu, 17 Mei 2008, menyatakan bergabung dalam aksi FPN pada tanggal 21 Mei mendatang. Mobilisasi SP-PLN sendiri direncanakan sekitar 1000 anggota.

Dalam pertemuannya dengan FPN Sabtu siang, bertepatan dengan rakbar akbar Sabtu-an FPN jelang 21 Mei, Ketua Umum SP PLN Daryoko, dan Sekjend SP PLN Iman Kukuh, menyatakan bahwa kenaikan harga BBM bukan saja merugikan PLN (terutama karena kenaikan harga sparepart untuk bahan bakar solar; dan PLN sudah sejak lama membeli dari PERTAMINA seharga Rp 9.000), namun juga merugikan rakyat.

Mereka juga menyatakan, bahwa solusi defisit anggaran, tidak bisa di lakukan dengan menaikan harga BBM, melainkan dengan cara menunda pembayaran hutang luar negeri, termasuk harus ada keberanian untuk menasionalisasi industri migas.

Daryoko memberikan contoh, bagaimana negara-negara di Amerika Latin berani melakukan dua hal tersebut, dan sejauh ini bisa mengatasi hambatan-hambatan yang dihadapi berkaitan dengan nasionalisasi dan penghapusan hutang luar negeri.

Selain SP PLN, SP Pembangkit Jawa Bali (SP PJB), juga bergabung. Ini capaian yang sangat baik, setelah beberapa hari sebelumnya, diselenggarakan konsolidasi nasional SP PLN yang menghadirkan FPN untuk berbicara. Tujuan menghadirkan FPN dalam forum tersebut adalah untuk mendengar pandangan-pandangan FPN terkait respon BBM, termasuk
agenda-agenda terdekatnya. (yy)


Mobilisasi di Jakarta

Perkembangan berikutnya terkait mobilisasi di Jakarta. Estimasi massa FPN untuk aksi 21 Mei, kurang lebih 6000 orang.
Lebih dari setengahnya adalah gabungan mobilisasi dari Aliansi Buruh Menggugat (ABM).

Sesuai rencana semula, aksi tetap ditujukan untuk mengepung istana dari tiga titik--yang tidak akan disebutkan disini untuk alasan kehati-hatian dalam mengantisipasi blokade aparat (ed).

Perkembangan Daerah

Penambahan konsolidasi FPN di daerah meliputi:
1. Sulawesi Tengah, tepatnya di Luwuk, FPN sudah terbangun. Sementara di Palu, LMND PRM Palu akan menggelar aksi prakondisi tanggal 19 Mei, serta aksi tanggal 21 Mei bersama dengan berbagai organisasi lain (belum ada nama konsolidasinya).(mw)

2. Di Kalimantan Timur, pada tanggal 19 Mei mendatang, akan menggelar aksi 1000 orang, tergabung dalam GERAKAN RAKYAT TOLAK KENAIKKAN HARGA BBM Kalimantan Timur, terdiri dari: KPRM, PRP, Walhi, Faksi, BEM Se-Unmul, BEM Polnes, Rumah Bambu, Pokja 30, FNPBI-PRM, LMND-PRM, JNPM, PMII, SP-OSKM Sumalindo, SP-SBMI, ABM, ARM, SBSI-SKM, KSBI, Jari, JATAM, JEFF, SHI, KAMMI, HMI, C-Force, HMB-R, Untag, BEM STAIN, Pelajar SMK 09, KM Hukum, FPWM, SRMK.

Aksi tersebut juga akan melancarkan tuntutan kepada Kepolisian agar segera mengusut tuntas tindakan intimidasi dan teror terhadap aktivis KPRM Balikpapan pada dinihari 17 Mei 2008, dengan singgah di halaman kantor Poltabes Samarinda, untuk menyampaikan solidaritas dan kecaman kami terhadap tindakan intimidasi/teror yang disinyalir dilakukan oleh militer/Polisi--Intel. Seruan yang akan mereka kampanyekan adalah agar segenap kekuatan rakyat yang terlibat dalam gejolak perlawanan terhadap kenaikan harga BBM, agar bersatu dan menolak Sisa-Sisa Orba; GOLKAR, Reformis Gadungan; PDI-P, PKS, PAN, PKB, dsb (Parpol-Parpol yang ada di Parlemen), serta yang baru saja menunjukkan watak aslinya di Balikpapan, sebagai salah satu biang kerok penghambat demokrasi, yaitu; MILITER.(wd)
Read More......

TERBITAN KPRM-PRD